Perlihatkan Kemampuan, China Terus Produksi Kapal Induk

Perlihatkan Kemampuan, China Terus Produksi Kapal Induk

Shandong jadi kapal induk ke-2 yang dipunyai militer China serta siap bekerja di Laut China Selatan. Tidak itu saja, China juga mulai produksi kapal induk ke-3 yang akan dikeluarkan pada 2021. Kapal induk ke-3 sedang dikonstruksi di galangan kapal di Shanghai. Kapal ke-3 itu diadukan punya berat lebih dari 80.000 ton.  Kapal induk ke-3 yang belum dinamakan itu punya dek terlepas landas pesawat yang rata serta skema peluncur pesawat elektromagnetik. Nanti, kapal itu dapat punya potensi peluncuran pesawat berkecepatan tinggi serta punya frekwensi yang cepat.

Kapal induk yang dikeluarkan pada Selasa (17/12) di pangkalan angkatan laut China di Sanya, Propinsi Hainan, langsung didatangi oleh Presiden Xi Jinping. Ia diterima oleh Kapten Kapal Induk Shandong, Lai Yijun, serta langsung menginspeksi pasukan di kapal itu. Xi memeriksa satu diantara kapal perang yang ada di kapal itu. Kapal induk (Shandong) adalah keperluan buat tentara China untuk menjaga keperluannya,” papar jubir Kementerian Pertahanan Nasional Geng Yansheng. China juga kembali naik kelas dengan dua kapal induk yang dipunyai negara itu. Peluncuran kapal induk itu cuma satu bulan sesudah Menteri Pertahanan China Wei Fenghe menjelaskan pada Menteri Pertahanan Mark Esper jika Washington harus berhenti “melenturkan otonya”di Laut China Selatan.

Shandong memakai mesin pendorong konvensional serta bukan bertenaga nuklir. Awalnya, kapal induk pertama ialah Liaoning, kapal induk berteknologi Uni Soviet yang dibeli China dari Pemerintah Ukraina pada 1998. Shandong diberitakan adalah tiruan Liaoning. Bila dibandingkan dengan kapal induk punya AS, baik Shandong serta Liaoning memang termasuk kalah jauh dari sisi tehnologi serta kemampuan tempur.

Baca juga : Dibursa Transfer Pemain Januari 2020 Tak Ada Paul Pogba

Untuk dek peluncuran pesawat, kapal induk China memakai tehnologi kuno. Hal berlainan dengan kapal induk AS yang memakai tehnologi catapult yang membuat pesawat dapat bertambah cepat dalam terlepas landas serta pengisian bahan bakar dan amunisi pesawat bertambah cepat. “Lianing cuma dipakai untuk kapal latih, sedang Shandong diperuntukkan untuk misi pertarungan,” tutur Peter Layton, periset di Griffith Asia Institute, dikutip

Itu jadikan China jadi negara yang punya potensi perang laut serta wajar dipertemukan dengan Rusia, Prancis, AS, serta Inggris,” tuturnya. Akan tetapi, dengan peluncuran Shandong, China jadi negara Asia pertama yang dapat mendesain serta menghasilkan sendiri kapal  induk semenjak Perang Dunia II. China juga jadi negara ke-3 yang punya dua kapal induk sesudah AS serta Inggris. “China masuk dengan liga beberapa negara yang telah punya kapal induk,” tutur Direktur Eksekutif La Trobe Asia, Euan Graham, pada ABC.

Dengan China menghasilkan kapal induk sendiri, menurut Graham, Beijing memerlukan pengembangan tambah tinggi serta energy semakin besar. “Itu akan menggerakkan beberapa negara pilih beli kapal Induk,” tuturnya. Sebetulnya, arah pengembangkan kapal induk China ialah berkompetisi dengan AS. Persaingan itu bertambah dalam beberapa waktu
paling akhir. Itu diperlihatkan Beijing dengan mengeluarkan kapal selam, kapal perang.

1 thought on “Perlihatkan Kemampuan, China Terus Produksi Kapal Induk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *